Cara Mengenali dan Mengatasi Panas Demam Anak


Banyak orang tua yang panik saat mendapati kondisi panas demam anak, Anda tidak boleh panik sehingga tidak bisa memberikan penanganan tepat. Demam yang terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun hal yang normal dan akan sering terjadi, namun biasanya sembuh dengan sendiri dalam beberapa jam.

Orang tua harus waspada jika anak mengalami demam hilang dan timbul kembali, bahkan sudah satu minggu penuh tanpa mereda sama sekali. Memang biasanya demam akan hilang diberikan penurun panas, namun penggunaan obat jangka panjang juga tidak baik. Anda harus tahu apa yang menyebabkan anak-anak bisa mengalami demam.

Banyak ditemukan kasus anak akan demam akibat infeksi kuman, hal tersebut karena apa yang masuk dalam tubuh dan sistem imun sedang mengalami penurunan. Kuman juga bisa masuk karena terkontaminasi dari tangan, dimana saat ada benda asing masuk tubuh akan melakukan pencegahan, namun jika gagal maka akan terjadi peningkatan suhu tubuh.

Gejala awal panas demam anak yang banyak terjadi, suhu tubuh meningkat dari normal. Suhu tubuh normal maksimal berada di 37,8 derajat celsius, selain itu mulai rewel dan susah tidur. Penurunan nafsu makan, tiba-tiba menggigil dan terjadi ngilu pada beberapa bagian tubuh, ibu harus tanggap jika hal tersebut sudah terjadi dan melakukan penanganan tepat.

5 Langkah Penanganan Panas Demam Yang Menyerang Anak

Ganti Pakaian Bahan Nyaman di Kulit

Anak-anak yang merasa rewel, ini karena merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuh. Ganti pakaian dengan bahan yang menyerap keringat dan menimbulkan rasa dingin di kulit, sebaiknya menggunakan bahan katun. Bahan tipis dan ringan akan membuat anak lebih nyaman, demam akan sembuh dengan sendirinya tanpa minum obat.

Namun lain halnya jika anak sudah mengalami menggigil, ganti dengan pakaian cukup tebal untuk mengembalikan suhu tubuh, karena akan muncul keringat dingin. Lebih baik lagi, jika mendekap anak dalam tubuh, sehingga bisa menetralkan suhu, namun Anda harus dalam kondisi sehat dan fit, jika tidak akan tertular demam.

Berikan Kompres

Jika belum mengalami perubahan kondisi anak, sebaiknya berikan tambahan kompres. Perhatikan air yang digunakan, menurunkan panas tidak menggunakan air dingin, melainkan air hangat atau agak panas. Hal ini memang belum banyak diketahui orang, selain di bagian dahi, kompres juga dilekukan tubuh untuk menurunkan panas demam pada anak lebih cepat.

Bahkan hindarkan sementara pendingin ruangan atau kipas angin, karena bisa memicu terjadinya penyakit lainnya. Jika anak merasa panas, sebaiknya kipas dengan tangan saja, ini untuk membuat anak nyaman sementara saja.

Pastikan Minum Air Putih Lebih Banyak

Hampir semua kasus demam panas anak akan turun bersama dengan kencing, untuk itu dokter menyarankan anak-anak yang sudah menunjukkan gejala demam sebaiknya minum air putih lebih banyak. Jika sebelumnya hanya 8 gelas setiap harinya, maka bisa ditambah. Pastikan juga di sekitar anak tersedia cukup banyak air putih, kurangi minuman manis terlebih dahulu.

Makan Bukan Solusi Sembuh Terbaik

Memang benar untuk mengembalikan kekebalan tubuh anak harus konsumsi makanan, namun jangan memaksakan hal tersebut. Ini akan membuat anak mudah marah dan kondisi tubuh semakin menurun, apalagi jika sudah berteriak. Ganti makanan dengan suplemen atau pengganti makanan lainnya yang tetap memberikan nutrisi penting untuk tubuh, makanan berkuah yang hangat akan lebih baik diberikan saat panas demam datang.

Hal yang paling penting dan sangat dibutuhkan anak-anak saat kondisi sakit adalah perhatian orang tua, sakit panas demam anak memang hal ringan namun bisa menjadi sangat serius jika tidak ditangani dengan tepat. Mungkin Anda sibuk di kantor, namun pastikan untuk meluang waktu melihat dan berada di sebelah anak saat mengalami sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: